6 Alasan Kenapa Kamu Tak Perlu Ragu Membicarakan Soal Mantan pada Pacar

6 Alasan Kenapa Kamu Tak Perlu Ragu Membicarakan Soal Mantan pada Pacar

Bicara soal mantan pada pasangan seringkali dirasakan tabu. Untuk orang yang tak mengerti, merundingkan mantan pacar pada pasangan yang kini sering dirasakan sebagai sikap tidak cukup meghargai. Padahal, teknik ini justru dapat menguatkan hubungan yang sedang anda jalani.

Pengalaman tidak berhasil dalam hubungan yang terdahulu dapat dijadikan pengingat. Berbagi cerita bareng pasangan soal mantan berarti sama-sama belajar demi hubungan baru yang lebih baik.

Nah, masih ragu guna mencoba? Ini lho 6 alasan Agen Judi Online Terbesar Resmi 2019 yang memperlihatkan bahwa membicarakan soal mantan dengan pacarmu tersebut sah-sah saja.

1. Mengingat dan Belajar dari Kesalahan Terdahulu Membuat Kalian Tak Lagi Mengulang Kesalahan yang Sama

6 Alasan Kenapa Kamu Tak Perlu Ragu Membicarakan Soal Mantan pada Pacar
6 Alasan Kenapa Kamu Tak Perlu Ragu Membicarakan Soal Mantan pada Pacar

Berdasarkan keterangan dari Helen Fisher, berpengalaman antropologi dari Rutgers University, pacaran ialah momen dimana anda menjalin ikatan romantis dengan pasangan. Namun, saat putus anda akan merasakan efek emosional dan fisiologis yang begitu hebat sehingga benak akan menyimpan memori tentang cerita cintamu dengan baik.

Dibutuhkan masa-masa yang lama untuk memahami kandasnya hubunganmu. “Kenapa mesti putus?”, “Apa aku salah?”, “Apakah aku layak mendapatkan ini?”; tidak sedikit pertanyaan yang tertambat di otakmu. Segala pertanyaan dan jawaban seputar cerita cinta di masa kemudian pun dapat kamu ingat baik-baik. Alhasil, anda merasa pantang untuk mengerjakan kesalahan-kesalahan yang sama sampai-sampai hubungan yang anda jalani ketika ini dapat lebih menjanjikan.

2. Pasangan Bisa Mengenal Karakter Aslimu Lewat Kisah Masa Lalu yang Kamu Ceritakan

Bercerita mengenai perjalanan cintamu berarti berbagi proses pendewasaan diri yang sudah anda lewati. Mendengarkan ceritamu menciptakan pasangan dapat lebih dekat dan mengenal kepribadianmu secara mendalam. Kamu yang dulu putus cinta lantaran punya sikap manja, ternyata sekarang mulai belajar bersikap dewasa.

Yang pasti, empiris terbukti dapat membentuk karakter seseorang. Bahkan, mantan pacar dapat jadi salah satu ilham dalam hidupmu. Sadar atau tidak, dia telah ikut andil menyusun karaktermu yang sekarang. Sebagai pasangan baru yang masih mesti saling mengenal, pasangan pasti akan terbantu dengan cerita-cerita yang anda bagikan padanya.

3. Percakapan mengenai Mantan Bisa Membangun Komunikasi dan Rasa Percaya di Antara Kalian

Berdasarkan keterangan dari The American Psychological Association, anda selayaknya bercerita dengan konsentrasi pada aspek positif kisah dan bukan mantan pacar di masa lalu. Di samping itu, pastikan bahwa anda sudah sukses menanggalkan seluruh emosi yang kaitannya dengan mantan. Bersikaplah se-netral barangkali dan pakai hak berbicaramu dengan bijaksana.

Ingat, anda wajib mengawal perasaan pasanganmu. Kamu sepatutnya dapat membatasi dirimu sendiri. Ceritakan ketika anda dan mantanmu mengalami waktu kritis dalam hubungan; saat bertolak belakang pendapat, bersikap saling egois, sampai merasa insecure dalam menjalani hubungan. Sementara, kisah tentang kencan kesatu atau ketika kalian pernah liburan bareng tentu tak pantas dipecah pada pasanganmu. Yang pasti, yakinkan dia bahwa anda tidak sedang mencocokkan atau memandang dirinya tidak lebih baik dari mantanmu.

4. Karena Berbagi Soal Mantan Bukan Perkara Sederhana, Pastikan Kamu Memilih Waktu yang Tepat

Berbagi soal mantan ketika hubungan barumu masih seumur jagung usahakan dihindari. Bicaralah ketika hubunganmu sudah lumayan kuat atau stabil – sesudah 3 hingga 6 bulan pacaran misalnya. Di etape ini, anda dan pasanganmu barangkali sudah “matang” dalam bersikap. Dia tak akan gampang terisnggung atau marah ketika anda menyebut nama mantan kekasihmu.

Ketika kamu dapat nyaman bercerita tentang cerita masa kemudian pada pasangan barumu berarti anda yakin dengan hubungan yang anda jalani. Momen berbagi empiris inilah yang bakal menjadikan hubunganmu semakin kuat. Kalian jadi punya peluang untuk sama-sama beranggapan dan merencanakan masa mendatang hubungan kalian.

5. Keberanian Bercerita Membuktikan Bahwa Kisah Masa Lalumu Sudah Benar-Benar Selesai

Momen ini menjadi peluang untuk mengukur perasaanmu sendiri. Apakah anda “selesai” atau masih bercita-cita pada mantan kekasihmu? Apakah anda sudah benar-benar siap dengan hubungan yang baru? Ketika terdapat rasa tak mau atau fobia untuk bercerita mengenai mantan berarti anda belum benar-benar move on. Kamu fobia jika memori yang anda korek bakal kembali mengacaukan perasaanmu.

Keberanian guna bercerita malah meyakinkan dirimu sendiri; bahwa anda memang siap menjalani hubungan yang baru. Kamu pun dapat mengukur perasaan pasanganmu. Apakah dia lumayan nyaman dengan masa lalumu, atau dia tampak tidak dapat menerima? Yang jelas, masa lalu telah jadi unsur dari dirimu yang tak dapat dipisahkan. Baik dan buruknya mesti berani anda perlihatkan apa adanya pada pasanganmu.

6. Bicara Soal Mantan Tak Berarti Kamu Sedang Menengok Ke Belakang. Justru, Inilah Cara Agar Kamu dan Pasangan Bisa Membangun Hubungan yang Lebih Baik ke Depan

Kembali menilik soal mantan seharusnya tidak membuatmu galau atau bersedih. Tujuanmu ialah berbagi empiris demi mendapat pelajaran-pelajaran berharga soal membina hubungan. Tak butuh larut dalam memori masa lalu, kamu melulu perlu konsentrasi pada dia yang ketika ini terdapat di sampingmu.

Rawatlah hubungan barumu baik-baik. Bersama pasangan berjuang untuk saling mengenal lebih dekat, menciptakan kenangan-kenangan baru, dan menjalin ikatan yang lebih kuat. Ibarat sedang berkebun, hubungan yang baru ialah benih yang anda tanam sampai-sampai harus sering-sering diguyur dan dipupuk. Kelak ketika jadi pohon besar dan berbuah lebat, anda akan bangga dan bahagia memilikinya.

Nah, gimana? Sudah lumayan yakin guna berbagi soal mantan sama pasanganmu? Berbekal alasan-alasan baik dalam tulisan ini, semoga kamu dapat lebih siap, ya!

Semoga anda dan pasanganmu tidak jarang kali berbahagia! ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *