Penyebab dan Gejala Kanker Serviks yang Wajib Kamu Tahu!

Bisa dibilang, di antara ketakutan yang dipunyai oleh kaum wanita ialah penyakit kanker serviks. Yap, penyakit ini tak melulu membahayakan kandungan, namun juga dapat mengancam nyawa seorang wanita. Berdasarkan keterangan dari ilmu kedokteran, kanker serviks dibuka ketika sel-sel yang sehat merasakan mutasi genetik atau evolusi pada DNA, yang mengolah sel normal menjadi abnormal. Kalau telah begini, sel yang sehat bakal tumbuh dan berkembang biak pada kecepatan tertentu. Sebaliknya, sel kanker bakal tumbuh dan berkembang biak tanpa terkendali.

Penyebab Kanker Serviks
Pertumbuhan sel abnormal ini bakal tumbuh menjadi tumor yang lantas akan menyebar ke jaringan lainnya. Berdasarkan keterangan dari penelitian, di antara penyebab timbulnya kanker serviks ialah virus HPV atau Human Papillomavirus yang lazimnya tersebar melewati hubungan seksual. Sebesar 33 persen wanita dapat terinfeksi virus HPV setelah bersangkutan seksual, namun gejalanya tidak jelas dan infeksinya dapat hilang tanpa mesti terdapat penanganan medis. Meskipun begitu, terdapat dua jenis virus HPV yang mengakibatkan 70 persen wanita merasakan kanker serviks,yakni HPV 16 dan HPV 18.

 

Penyebab Kanker Serviks
Penyebab Kanker Serviks

 

Menurut http://www.pokertiam.net/ sampai ketika ini masih belum terdapat obat yang dapat mengobati infeksi HPV. Jenis virus ini dapat tetap sedang di dalam tubuh dan dapat dihilangkan dengan atau tanpa penanganan medis. Tapi,mayoritas infeksi HPV bakal hilang tanpa penanganan eksklusif dalam jangka waktu selama dua tahun. Maka, sebagai perempuan ada baiknya untuk mengerjakan vaksinasi HPV guna terhindar dari virus yang mengakibatkan kanker. Di samping virus HPV tadi, ternyata masih ada sejumlah pola hidup sehat yang dapat menyebabkan kanker serviks. Apa saja ya kira-kira?

-Melakukan hubungan seks umur dini
Seorang perempuan yang melakukan kegiatan seksual dalam umur dini mempunyai risiko yang lebih tinggi guna terinfeksi virus HPV.

-Berganti-ganti pasangan seksual
Berganti-ganti pasangan saat mengerjakan hubungan seksual pun akan menyerahkan risiko yang besar untuk seorang wanita guna terinfeksi virus HPV. Maka usahakan guna hanya bersangkutan seksual dengan pasangan sahmu saja, ya!

-Merokok
Kandungan bahan kimia yang ada dalam cerutu memiliki akibat yang sangat riskan untuk leher rahim.

-Melahirkan anak
Terlalu sering mencetuskan anak pun ternyata dapat merangsang timbulnya kanker serviks. Berdasarkan keterangan dari penelitian, perempuan yang mencetuskan anak sejumlah tiga kali mempunyai peluang tiga kali lipat guna terjangkit kanker serviks. Hal ini diduga karena evolusi hormone ketika sedang hamil menciptakan leher rahim lebih gampang terinfeksi virus HPV.

Gejala Kanker Serviks
Hal beda yang pun menyeramkan dari kanker serviks ialah gejalanya yang tidak tidak jarang kali terlihat jelas, bahkan tidak tampak sama sekali. Biasanya, fenomena akan tampak jelas pada kanker stadium akhir. Namun, salah satu fenomena yang sangat jelas dan tidak jarang terjadi pada penderita kanker serviks ialah adanya pendarahan yang tidak normal dari vagina, tergolong di dalamnya ialah flek. Pendarahan ini seringkali akan terjadi setelah bersangkutan seksual, di luar masa menstruasi, atau sesudah menopause.

Nah, di samping pendarahan yang tidak normal tadi, inilah ini ialah beberapa fenomena kanker serviks yang mungkin hadir dan mesti anda perhatikan.

-Terdapat cairan yang terbit secara terus menerus dari vagina dengan bau yang bertolak belakang dari biasanya. Selain tersebut cairannya berwarna merah muda, pucat, cokelat, atau berisi darah.
-Muncul rasa sakit setelah bersangkutan seksual.
-Perubahan masa menstruasi tanpa tau penyebabnya. Contohnya ialah menstruasi lebih dari 7 hari sekitar 3 bulan beruntun dengan pendarahan dalam jumlah yang paling banyak.

Pada penderita kanker serviks stadium akhir, gejalanya bakal terlihat lebih jelas. Beberapa diantaranya ialah sebagai berikut.

-Urine berisi darah
-Susah atau bermasalah ketika buang air kecil sebab penyumbatan pada ginjal atau ureter
-Penurunan berat badan
-Pembengkakan pada di antara kaki
-Rasa nyeri pada tulang
-Selera santap menghilang
-Rasa sakit pada perut unsur bawah dan panggul
-Rasa nyeri pada punggung atau pinggang sebab pembengkakan ginjal

Nah guys, setelah menyimak penjelasan di atas, tak terdapat salahnya kan mulai kini kita jaga pola hidup sehat, khususnya kegiatan seksual kita. Segera konsultasikan ke dokter ya saat anda menemukan terdapat yang mengherankan pada vagina kamu, sebab mencegah lebih baik kan daripada mengobati?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *